Routing Static
Praktikum Jaringan Komputer
Routing Static

Disusun Oleh :
Kelompok G
Hafiz Adi Wijaya
:
065001600009
Reymartin Reza Pratama
: 064001600002
Kevin Mandala Yudha
:
064001600007
Elfin
Rizaldy :
065001600003
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI
INDUSTRI
UNIVERSITAS TRISAKTI
2017
Latar Belakang
Pembuatan silmulasi static routing dengan menggunakan 6 PC, 3
switch , dan 3 router yang saling terhubung. Mengunakan kabel Copper Straight
untuk menghubung antara PC ke Switch, dan Switch ke Router, dan untuk sambungan
Router ke Router menggunakan kabel menggunakan kabel serial DTE. Dengan proses
settingan Router pada CLI, juga setting Display Name dan Hostname pada router,
sehingga nantinya dapat melakukan pengiriman data pada saat melakukan test
ping.
Teori Singkat
Packet Tracer
Merupakan aplikasi untuk mendesain jaringan,
simulasi jaringan, dll. Untuk itu kami kali ini akan memposting bagaimana cara
Routing static. Apa itu Routing static ? static router (router
statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing
statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.
Router
Adalah sebuah alat jaringan komputer
yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju
tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Router berfungsi
sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari
satu jaringan ke jaringan lainnya. Suatu router bisa berupa sebuah device yang
dirancang khusus untuk berfungsi sebagai router (dedicated router), atau
bisa sebuah PC yang difungsikan sebagai router (PC Router). Manfaat yang
didapat jika anda menggunakan PC Router adalah Anda tidak perlu membeli router
tambahan sehingga dapat menghemat uang.
Default Gateway
Agar router bisa meneruskan data, komputer
yang ada pada jaringan tersebut harus menugaskan router untuk meneruskan data.
Penugasan dilakukan dengan cara setting komputer default gateway ke router.
Jika kita tidak melakukan setting default gateway maka dapat dipastikan LAN
tersebut tidak bisa terkoneksi dengan jaringan yang lainnya
Routing Static
Static routing (Routing Statis) adalah
sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di
setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static
pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan
komputer. Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti
mengisi setiap entri dalam forwarding table di setiap
router yang berada di jaringan tersebut. Penggunaan routing
statik dalam sebuah jaringan yang kecil
tentu bukanlah suatu masalah, hanya beberapa
entri yang perlu diisikan pada forwarding table
di setiap router. Namun Anda tentu dapat membayangkan bagaimana jika harus
melengkapi forwarding table di setiap router yang jumlahnya tidak
sedikit dalam jaringan yang besar
Lab Setup
Untuk dapat menjalankan praktikum ini maka hal-hal yang diperlukan
yaitu :
·
Komputer atau laptop
·
Program cisco packet
tracer
Penjabaran Elemen Kompetensi
Technical Order
·
Router ke router :
Serial
·
Router ke switch :
FastEthernet (boleh pake Ethernet tapi lebih cepat FastEthernet)
·
Switch ke PC :
FastEthernet
·
Konektor yang warna
merah menggunakan Serial DTE
·
(recommended) Sebaiknya
menggunakan Routers yang Generic (Router-PT) agar kita tidak perlu menambahkan
modul pada komponen router.
·
(recommended) Untuk
Switches gunakan Generic (Switch-PT)
·
Konfigurasi ini menggunakan
CLI (command-line interface)
1.
Buatlah topologi
seperti gambar di bawah berikut ini. Rangkai PC, Router, dan Switch seperti
pada gambar. Switch dan PC dihubungkan dengan kabel cooper straight through.
Begitupula antar Switch dan Router. Sedangkan antar Router satu dan Router
lainnya, dihubungkan dengan kabel serial DTE berwarna merah :
2. Atur
IP address dan Default Gateway masing-masing PC
3. Klik masing-masing router dan ubahlah
Display Name dan Hostname. Untuk Router 0 namai dengan Sterling, untuk Router 1
namai dengan Hoboken, dan untuk router 2 namai dengan Waycross
4. Lakukan Configurasi pada masing-masing
Router di CLI
5. Selanjutnya, lakukan setting Routing pada
masing-masing router
6. Setelah semua proses tahapan sudah
dilakukan, selanjutnya lakukan test ping untuk pengujian. Klik kanan PC, lalu
klik Dekstop, pilh menu Command Prompt. Lakukan test ping ke alamat ip address
PC tujuan untuk di test pakah berhasil atau tidak
Terlihat pengujian test pingnya berhasil. Berikut
bisa dilakukan dengan pengiriman pesan
Data Percobaan
Kesimpulan
Dari praktikum ini, dapat
terlihat bahwa proses setting routing static sangat cepat dan mudah dilakukan
jika pensettingannya dilakukan di CLI. Menggunakan 6 PC, 3 Switch, dan 3 Router
yang saling terhubung dan dikonfigurasikan, serta penamaan masing-masig Router
yang berbeda. 6 PC yang dibagi menjadi 3 kelompok yang terdiri dari 2 PC yang
terhubung ke masing-masing Switch dan Router, membuat PC yang berbeda kelompok
memiliki Default Gateway yang berbeda tetapi dapat saling terkoneksi dan dapat
berbagi informasi.
Tabel Ceklist
No.
|
Indikator Kerja
|
Ceklist
|
1.
|
Mensetting Routing Static
|
✓
|
2.
|
Melakukan pengecekkan paket data pada
Routing Static
|
✓
|
Form Feedback
No.
|
Indikator Kerja
|
Tingkat ketertarikan
|
Lama Pengerjaan
|
1.
|
Mensetting Routing Static
|
4
|
15 menit
|
2.
|
Melakukan pengecekkan paket data pada
Routing Static
|
4
|
5 menit
|
Keterangan
: 1. Tidak suka 2. Biasa. 3. Suka 4. Sangat suka
Link video dapat dilihat ; https://youtu.be/umDeT7wVd8s





























Tidak ada komentar:
Posting Komentar